Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut!

Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut!

Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut! - Hallo Pembaca Setia Cantik Berhijab News, Pada sharing info yang bermanfaat kali ini yang berjudul " Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut! ", saya telah memberikan info terbaru dan yang sedang dibicarakan di jagat sosial media. Semoga isi postingan info yang saya tulis ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. okelah, ini dia infonya.

Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut!

Kisah ini hanya ilustrasi, semoga ada hikmah yang bisa kita ambil "kalau itu baik, jangan menghiraukan pandangan orang lain", selamat membaca :

Setiap pagi, bus selalu penuh dengan penumpang. Bulan lalu, saat pagi hari, seorang anak kecil yang berlumuran lumpur, membawa tasnya dan masuk kedalam bus bersama seseorang lelaki. Kebetulan saat itu ada satu kursi kosong, anak kecil ini pun segera duduk di sana. Lelaki yang bersamanya, berdiri di sampingnya.

Gak berapa lama, seorang ibu hamil naik ke bus. Anak kecil ini dengan cepat berdiri dari tempat duduknya dan berkata pada ibu hamil, "tante, silahkan duduk!"

Melihat betapa kotornya anak ini, ibu hamil ini terdiam dan memilih untuk berdiri saja. Tapi anak kecil ini malah menaruh tasnya ke lantai dan mengeluarkan lap dari tasnya, dan membersihkan kursi yang ia duduki. "Tante, sudah aku lap, ga akan kotor lagi." ucap anak kecil ini dengan senyuman. Semua orang mengarahkan pandangan ke arah mereka, dan ibu hamil ini pun duduk.

Anak kecil ini kembali mengangkat tasnya. Tiba-tiba saja bus menge-rem mendadak, banyak penumpang yang hampir terjatuh, tapi ibu hamil ini memegang erat-erat tas anak kecil tersebut.

Seorang nenek-nenek di samping mengatakan, "sungguh anak yang baik!".

Anak kecil ini sambil tertawa, dan menjawab, "Nek, aku sebenernya ga cukup baik, mama ku selalu menasihati ku untuk jangan memperdulikan apa kata orang. Makanya sekarang aku jadi berani!". Ibu hamil yang sedang duduk itu pun menundukkan kepalanya.
"Oh ya? Memang apa pekerjaan mama kamu?" sahut nenek tersebut.
"Mama ku dulu adalah seorang guru di kampung." jawab anak kecil.
"Kalau sekarang?" tanya nenek.
Mata anak kecil ini menjadi sedikit merah, "sekarang mama di dalam tas ini!"

Nenek ini terkejut, lelaki yang tadi berdiri di sampingnya pun ikut angkat bicara, dia adalah paman dari anak kecil ini. Papa dari anak ini sudah meninggal karena sakit beberapa tahun lalu, jadi hanya mamanya yang mengurus anak ini. Dia adalah seorang guru di kampung, dan sangat di hormati oleh penduduk kampung. Demi anaknya bisa hidup lebih baik, mamanya pun bekerja di konstruksi bangunan sambil membawa anaknya saat libur musim panas sekolah. Saat liburan berakhir, mereka pun akan pulang kembali ke kampung. Tapi siapa sangka, di hari terakhir bekerja, mama nya dilindas alat berat. Dalam tas ini ada sebuah kotak berisi abu mamanya. Sekarang anak ini menggantikan mamanya bekerja disana.

Nenek ini pun menangis, "nak, kamu pengen sekolah ga?"
Lelaki tadi mengangguk, anak ini berkata, "Aku setiap hari ke toko buku di sebelah pabrik untuk membaca buku."
Tidak sedikit orang di dalam bus yang mengatakan bahwa mereka punya banyak buku, dan mau memberikannya ke anak tersebut. Anak in pun tertawa...

"Jangan menghiraukan pandangan orang lain, berjalanlah di jalan mu." ini juga adalah hal yang Xiao Bian, seorang ahli pendidikan anak kecil ingin agar diterapkan oleh orang tua.

Anak kecil ini telah melakukannya, karena mempunyai seorang ibu yang bijaksana. Tidak peduli kedepannya miskin atau tidak, setidaknya anak-anak harus berani menjadi diri sendiri, dan juga berjuang dan belajar demi cita-cita sederhananya. Banyak anak-anak mungkin merasa minder karena miskin, ibu yang hebat ini setidaknya telah membuktikan, meskipun miskin tapi semua orang punya derajat yang sama. Dan dengan sikap yang ramah, melawan diskriminasi orang. "Jangan menghiraukan pandangan orang lain", inilah yang diajarkan mama nya.

sumber:cerpen.co.id



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ibu Hamil Enggan Menduduki Kursi Bekas Bocah Berlumpur, Bocah Itupun Melakukan Sesuatu dan Bikin Satu Bus Terkejut!