Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca !

Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca !

Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca ! - Hallo Pembaca Setia Cantik Berhijab News, Pada sharing info yang bermanfaat kali ini yang berjudul " Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca ! ", saya telah memberikan info terbaru dan yang sedang dibicarakan di jagat sosial media. Semoga isi postingan info yang saya tulis ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. okelah, ini dia infonya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca !

Menjelang puasa, harga komoditas pangan biasanya akan melonjak setiap tahunnya. Pola seperti ini terus berulang tiap tahunnya, dimana akan terfokus pada hampir semua bahan kebutuhan pangan.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri mengungkapkan, kenaikan harga komoditas pangan jelang puasa terjadi karena meningkatkannya belanja masyarakat. Masyarakat umumnya belanja di pasar dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan hari biasa untuk persediaan puasa.

"Saya sampaikan masyarakat tidak perlu stok berlebihan di rumah, karena logika di tiga tahun tearkhir kalau stok jumlah besar di hari itu dan produksi tidak aman, maka di pasar harga naik," jelas Mansuri dilansir detikFinance, Jakarta, Minggu (14/5/2017).

Pihaknya menambahkan, pola kenaikan harga pangan di pasar mulai terjadi pada 3 hari menjelang puasa. Kenaika harga pangan pun bertahan hingga minggu pertama puasa. Setelah itu, harga pangan berangsur turun dan kembali naik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Tertingginya itu satu atau dua hari menjelang Lebaran H+3 karena banyak orang tidak buka pasar dan semua aktivitas produksi stop itu buat harga tinggi," tutur Mansuri.

Ia pun meminta kepada pemerintah untuk melakukan pendataan lebih lengkap mengenai pasokan pangan, untuk menjamin ketersediaan bagi konsumsi masyarakat.

"Supply dan demand lebih ke distribusi, lebih ke emosi masyarakat untuk beli dalam jumlah besar. Maka dari itu aman itu dibarengi dengan data yang terukur, dalam artian di Jawa Tengah bawang merah berapa di Jawa Timur berapa misalnya," kata Mansuri.

semoga informasi ini bermanfaat

sumber:suaranews.co



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pertanyaan yang Sering Diajukan Berulang-Ulang, Sebab Naiknya Harga Pangan Setiap Menjelang Ramadhan !! Para Bunda Mungkin Perlu Baca !